Showing posts with label Jasa Pengiriman. Show all posts
Showing posts with label Jasa Pengiriman. Show all posts

Cara Mengirim Dokumen Surat Di Kantor Pos Indonesia

Pada kesempatan kali ini saya ingin sharing - sharing kembali, perihal jasa pengiriman PT. Pos Indonesia. Pengalaman saya ketika melamar pekerjaan, mengharuskan beberapa perusahaan meminta berkas - berkas lamaran para Pencari kerja (jobseeker) harus dikirimkan langsung. Salah satunya ialah ketika saya apply lamaran di salah satu Rumah sakit di Jawa Tengah. Disini saya menggunakan jasa Pos Indonesia sebagai kurir pengiriman dokumennya.  

Tentu sudah tak asing lagi bahwa PT. Pos Indonesia merupakan perusahaan pengiriman barang, dokumen dan paket yang paling tua di Indonesia yang dikelola oleh pemerintah. Jangkauan yang luas hingga mencakup area terpencil, harga yang murah bersahabat serta kualitas layanannya yang cukup baik membuat siapa saja tetap menggunakan jasa di tempat ini ditengah gempuran perusahaan jasa ekspedisi yang banyak bermunculan.

Oke langsung saja kalau begitu berikut sedikit pengalaman yang bisa saya bagi terkait dengan cara pengiriman dokumen / surat - surat di Kantor Pos :

1. Packing Dokumen

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas dokumen yang akan saya kirim ialah berkas lamaran pekerjaan. Anda siapkan dan anda masukkan map folio atau amplop besar ukuran kertas hvs. Jangan lupa untuk mencantumkan idnetitas pengirim dan identitas penerima di depan amplop coklat tersebut. Boleh ditulis tangan atau kalau saya ketik lalu print dan terakhir menempelkan ke bagian sudut amplop. Ilustrasinya bisa anda cek di bawah ini.

Cara Mengirim Dokumen Surat Di Kantor Pos Indonesia

2. Perkiraan Ongkos Kirim 

Sebelum anda datang ke kantor pos, anda sebetulnya sudah bisa memperkirakan biaya ongkos kirimnya. Silahkan kunjungi website Pos Indonesia di www.posindonesia.co.id kemudian anda klik menu atau link Kiriman Pos. Sesudah halaman tarif ongkos kirim terbuka anda tentukan alamat asal dan alamat tujuan pengiriman, perkirakan beratnya dalam hitungan gram. Untuk dimensi dan harga barang kondisional saja.

Cara Mengirim Dokumen Surat Di Kantor Pos Indonesia

Cara Mengirim Dokumen Surat Di Kantor Pos Indonesia

3. Datang ke Kantor Pos

Setelah menyiapkan uang yang cukup, anda datang ke kantor Pos terdekat dengan posisi anda berada. Ambil nomor antrian dan jika sudah dipanggil serah dokumen anda tersebut ke petugas Pos terkait (Customer Service / CS). CS akan menimbang berat dokumen dan menginputkan data - data pengiriman. Lalu CS akan menginfokan berat dokumen dalam gram dan biaya ongkos kirimnya. 

Cara Mengirim Dokumen Surat Di Kantor Pos Indonesia

Biasanya juga anda akan ditawarkan menggunakan metode kilat atau metode pengiriman lainnya disesuaikan layanan yang tersedia dengan alamat tujuan penerima. Setelah anda bayar ongkos kirimnya, anda akan menerima secuil form terkait dengan data bukti pengiriman beserta nomor resi nya. 

4. Tracking Resi Pengiriman

Untuk memantau sejauh mana dokumen tersebut berada selama proses pengiriman, anda bisa melakukan cek atau tracking melalui website www.posindonesia.co.id. Inputkan nomor resi pengiriman anda ke dalam form yang tersedia lalu klik tombol cari pengiriman. Kalau di kertas form pengriman tertera Nomor Barcode. Contohnya sebagai berikut :

Cara Mengirim Dokumen Surat Di Kantor Pos Indonesia

Cara Mengirim Dokumen Surat Di Kantor Pos Indonesia

Dan hasil pelacakan nomor resinya sebagai berikut.

Cara Mengirim Dokumen Surat Di Kantor Pos Indonesia

Nah seperti itulah sekelumit pengalaman saya ketika mengirimkan dokumen melalui jasa pengiriman di Kantor Pos. Terkadang perihal pengiriman untuk barang - barang tertentu mewajibkan anda mengasuransikannya dan menggunakan packing tertentu. Biasanya hal ini akan dipertimbangkan CS kantor pos dan dikomunikasikan ke anda terlebih dahulu ketika berada di kantor pos. Sekian tulisan dari saya ini semoga bermanfaat.

Cara Cek Nomor Resi Pengiriman di Web JNE

Ketika kita mengirimkan barang kepada sesorang melalui jasa antar barang di JNE nantinya anda akan diberikan sejenis struk atau nota pengiriman. Dari situ anda bisa menemukan yang namanya nomor resi pengiriman. Nomor resi ini nantinya akan digunakan sebagai pemantau dimana keberadaan serta kondisi barang yang kita kirimkan. 

Untuk melakukan pengecekan, yang dilakukan adalah sebagai berikut :

1. Kunjungi website www.jne.co.id. Kemudian anda masukkan nomor resi pengiriman barang yang anda peroleh dari Pegawai JNE sewaktu anda menitipkan barang disana. Klik Search.


2. Kemudian anda masukkan kode verifikasi Chaptca nya. dan klik Search kembali

3. Kemudian sistem akan mencari dan menemukan nomor resi pengiriman kita. Dan akan terbuka halaman terbaru yang berisikan keterangan dimana barang kita berada. Berhubung beberapa waktu yang lalu barang yang dikirimkan ke saya ini sudah saya terima maka status pengiriman menjadi delivered. Namun jika belum atau masih dalam perjalanan biasanya tertulis On Progess.


4. Lalu jika anda ingin melihat rincian lebih detail menegnai pengiriman barang anda tersebut, maka anda bisa klik pada nomor resi pengiriman yang berwarna merah tersebut.


Anda akan menemukan istilah - istilah dalam bahasa inggris seperti Manifested : berarti barang sudah masuk gudang atau mobil box dan siap dikirimkan. Received On Destination : Sudah sampai di kantor cabang JNE tempat penerimaan barang. Delivered artinya bahwa barang sudah sampai ketangan si penerima.

Dan mungkin saya rasa cukup sampai sekian apa yang bisa saya share perihal pengalaman saya seputar pengecekan nomor resi pengiriman barang. Kalau ada yang belum jelas silahkan anda tanyakan melalui kotak komentar yang tersedia.

Cara Mengirim Dokumen Surat Surat Melalui JNE

Dalam kondisi tertentu kadang kita membutuhkan jasa atau layanan pengiriman barang yang satu ini. Namanya adalah Jalur Nugraha Ekakurir atau lebih familiar dengan singkatan JNE. Merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengiriman barang di Indonesia. Kantor cabangnya pun sudah banyak tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. 

Di kesempatan kali ini saya mau berbagi pengalaman mengenai cara pengiriman dokumen melalui jasa tersebut yang waktunya kurang lebih sekitar satu bulan semenjak saya menerbitkan artikel ini ketika saya masih ngekos di Jogja. Saya mengirimkan titipan dokumen yang berisi sertifikat penghargaan ponakan saya. Bagaimana step by step pengirimannya silahkan disimak :

1. Packing Dokumen.

Dokumen yang saya kirim ini isinya adalah sertifikat yang sudah dilaminating. Saya masukkan kedalam amplop besar ukuran kertas hvs. Biasanya sudah tersedia di toko - toko alat tulis. Untuk dokument penting tertentu anda bisa melapisinya dengan bahan sejenis plastik semisal Ijazah, STNK, SIM, KTP dan Surat - Surat penting lainnya agar tidak kemasukan air apabila kehujanan.

2. Pasang Nama Pengirim dan Penerima.

Cetak atau print nama pengirim dan nama penerima. Alternatif lain anda bisa memuliskan keterangan ini menggunakan tulisan tangan. Selain itu beri juga keterangan seperti alamat dan kontak baik pengirim maupun penerima. Biasanya tempel keterangan penerima di bagian belakang amplop sedangkan nama pengirim berada di bagian depan amplop. Saran saya tidak usah di packing terlalu rapat karena oleh petugas JNE nantinya juga akan dibuka kembali untuk mengecek isi amplop.

Keterangan Pengirim

Keterangan Penerima

3. Cek Harga Ongkos Kirim.

Sebelum anda datang ke Kantor cabang JNE terdekat, anda bisa memperkirakan harga ongkos kirim dengan cara mengeceknya terlebih dahulu melalui website resmi JNE : www.jne.co.id. Untuk berat barang anda perkirakan saja. Tapi khusus untuk dokumen seperti yang akan saya kirim beratnya tidak lebih dari 1 Kg. Jadi berat barang nantinya akan di bulatkan menjadi 1 kg. 



4. Datang ke Kantor JNE.

Setelah memeperkirakan biaya ongkirnya lalu siapakan uangnya dan datang ke kantor JNE terdekat dengan posisi anda berada. Berikan kepada petugas JNE yang bertugas melayani penerimaan barang. Kemudian customer service JNE akan memberitahukan informasi paket Kirim yang tersedia untuk kota atau wilayah penerima barang, estimasi berapa hari barang sampai serta ongkos kirim. Kita juga akan diberikan pertanyaan apakah akan menggunakan asuransi apa tidak. Untuk dokumen atau surat - surat penting seperti yang sudah saya sebutkan di langkah nomor satu diatas, saran saya di asuransikan saja. Nanti biaya asuransi juga akan diberitahukan oleh customer service. Untuk mengetahui besarnya biaya asuransi dan ketentuan klaimnya silahkan anda buka halaman berikut ini.

Suasana Dalam ruangan Kantor JNE

5. Nota Pengiriman dan Nomor Resi.

Sesudah anda membayar biaya pengirimannya maka anda akan diberikan sejenis nota pengiriman barang beserta nomor resi pengiriman. Nomor resi berguna untuk melacak posisi dokumen kita berada. Apa masih berada di cabang, masih proses atau sudah sampai di alamat tujuan penerima. Untuk mengeceknya bisa membuka kembali website www.jne.co.id dan memasukkan nomor resinya.


Baca juga : Cara Cek Nomor Resi Pengiriman di Web JNE


Sampai disini dokumen anda sudah dalam proses pengiriman. Anda bisa menghubungi dan memberikan nomor resi tersebut kepada si penerima dokumen apabila dia juga membutuhkan untuk mengecek sudah sampai mana dokumen kita berada. Mungkin itulah sedikit kisah yang bisa saya bagi ketika saya mengirimkan barang dalam hal ini dokumen melalui jasa pengiriman JNE. Sekian dan semoga bermanfaat.