Showing posts with label Mikrotik. Show all posts
Showing posts with label Mikrotik. Show all posts

[VIDEO] Tutorial Cara Menggunakan Winbox Mikrotik

Cara Mudah Setting Mikrotik Menggunakan Winbox akan kita bahas pada artikel kali ini. Melakukan konfigurasi Mikrotik pada routerboard seperti Mikrotik RB750 atau tipe lainnya bisa dilakukan dengan mudah jika sudah tau Cara Menggunakan Winbox nya.

Cara Setting Mikrotik Menggunakan Winbox


Nah, disini saya akan share Tutorial Cara Menggunakan Winbox Mikrotik. Sebelumnya, pastikan Anda sudah mengetahui apa itu winbox Mikrotik dan sudah memiliki software winbox mikrotik nya dan cara install winbox nya. Jika belum silakan Download Winbox Mikrotik disini :

Untuk mempermudah teman-teman belajar cara setting mikrotik menggunakan winbox, saya sudah buatkan Video Tutorial Cara Menggunakan Winbox Mikrotik yang bisa teman-teman saksikan.

Namun jika teman-teman belum paham tentang apa itu Mikrotik karena baru belajar dan tau Mikrotik, saya rekomendasikan untuk menyaksikan dulu Video Tutorial Mikrotik tentang Apa Itu Mikrotik berikut ini.


Setelah paham mengenai Mikrotik, kita bisa langsung belajar mikrotik winbox pada video selanjutnya. Pada Video Tutorial Mikrotik Winbox ini bukan sekedar membahas tentang cara menggunakan winbox pada Mikrotik, tetapi sekaligus praktek cara setting mikrotik menggunakan winbox, karena pada video ini saya coba gunakan juga RB951G-2HnD untuk demo praktek.

Materi praktek pada video tutorial mikrotik winbox ini yaitu seperti mengkoneksikan Mikrotik RB750 ke Internet Speedy atau Indihome hingga client bisa konek ke internet dan sharing koneksi wireless pada RB951G-2HnD hingga client bisa konek ke internet indihome.

Oke, langsung saja kita mulai Video Tutorial Cara Menggunakan Winbox Mikrotik berikut ini :


Ekspor Import Konfigurasi Mikrotik




Haiii.. kembali lagi bersama saya di blog yang mungkin bisa bermanfaat buat kalian..

Oke, kali ini saya akan membahas tentang "Konfigurasi Eksport dan Impor Pada Router Mikrotik"... jadi kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara agar kita bisa melihat semua konfigurasi yang dipakai dalam notepad..

Oke langsung saja kita masuk pada konfigurasinya..

KONFIGURASI EKSPOR


1. Pertama - tama kita lakukan konfigurasi IP Address pada routernya..


2. Setelah itu kita ekspor konfigurasi IP Address menjadi bentuk script yang nantinya dapat dibaca... caranya :

"ip address export file=<nama file>"



3. Maka hasil konfigurasi nya kana terlihat pada tab File List seperti gambar diatas..


4. Agar file konfigurasi dapat dibaca dengan notepad, maka kita harus drag and drop ke desktop pc kalian..


5. Setelah itu kalian cek menggunakan notepad, dan didalam filenya terdapat konfigurasi ip address yang tadi kita lakukan..


6. Sekarang kita coba hapus konfigurasi tadi, dan setelah itu coba impor file yang tadi kita drag and drop ke desktop..

KONFIGURASI IMPOR


1. Pertama - tama kalian import file konfigurasi yang tadi sudah kita DaD... caranya :

"import file-name=<nama file>"


2. Maka hasil konfigurasi yang tadi sudah kita konfigurasi kembali seperti semula...

KONFIGURASI EKSPORT IMPORT DNS, FIREWALL, ROUTE, IP ADDRESS


1. Pertama - tama kita konfigurasi IP Address, DNS, Firewall, dan Routenya ... dan pertama kita konfigurasi IP Address nya


2. Setelah itu kita atur DNS nya... 


3. Setelah itu kita atur firewall seperti yang ada pada gambar diatas..


4. Setelah itu kita konfigurasi Gateway pada routenya..


5. Lalu kita export konfigurasi yang telah kita lakukan tadi, dengan cara yang sama seperti sebelum :
"export file=<nama file>"


6. Maka hasil eksport nya seperti gambar diatas..


7. Agar nanti file konfigurasi dapat dibaca melalui notepad, kita DaD ke desktop kalian... dan juga agar file konfigurasi tidak hilang..


8. Setelah itu kita check konfigurasinya dengan menggunakan notepad..


9. Setelah itu edit ip address nya agar pada saat kita impor , konfigurasi yang ada pada notepad akan terbaca saat di impor..


10. Maka hasilnya akan seperti gambar diatas..


11. Setelah itu DaD file konfigurasinya kedalam File List agar nanti file konfigurasi yang sudah kita edit dapat terbaca..


12. Setelah itu kalian impor file yang telah kita DaD ke File List..


13. Maka nanti hasilnya akan terlihat, IP Address yang telah kita edit akan tampil dan bertambah..

Ya, cukup sekian penjelasan dari saya, kurang lebih nya mohon maaf, jika ada salah kata mohon dimaafkan , karena saya juga masih belajar...

saya Fahmi Latief Munir undur diri...

Wassalamulaikum wr.wb

Konfigurasi DHCP Server dan Security ARP



Haiii... kembali lagi bersama saya di blog yang mungkin bisa bermanfaat buat kalian..

Oke, kali ini saya akan membahas tentang "Konfigurasi Management Interface Pada Router Mikrotik".. jadi kita disini akan memanage atau mengatur interfaces pada router mikrotik..

Oke kita langsung saja masuk pada konfigurasinya...

KONFIGURASI

IP Address Ether 1

1. Pertama kita atur konfigurasi yang terhubung kedalam jaringan internet dan untuk ether nya masukan kedalam ether 1.. untuk ip address nya kalian bebas...

IP Address Ether 2


2. Setelah itu kalian atur ip address yang tersambung pada client atau pc kalian pada ether 2..
3. Maka ip address yang kalian buat akan seperti gambar diatas..


4. Setelah itu kita konfigurasi DNS nya, untuk contohnya seperti gambar diatas...


5. Selanjutnya kita atur firewall nya.


PENJELASAN SEDIKIT :
- srcnat (source NAT) : jadi disini paket data yang berasal dari jaringan nat datang akan dialihkan kedalam satu jaringan..
 - NAT : metode yang digunakan untuk menghubung lebih dari 1 komputer kedalam jaringan dengan menggunakan 1 alamat ip address..
- Out Interface : Interface yang terhubung ke dalam jaringan internet...



6. Lalu kita ubah action nya menjadi masquerade, yang artinya nanti ip local yang sudah disetting akan di sebar kedalam jaringan wan...


7. Maka hasilnya akan seperti gambar diatas..


8. Setelah itu kita atur IP Route, jadi IP Route ini berfungsi sebagai jembatan atau sebagai penghubung ke dalam jaringan internet...


9. Setelah itu coba kalian ping google.com maka hasilnya kalian akan terhubung kedalam jaringan internet..


10. Sekarang kita atur DHCP Server nya untuk ether 2, dengan cara klik "DHCP Setup" setelah iu kalian tentukan interface mana yang akan dijadikan sebagai DHCP Server...


11. Lalu masukan network yang digunakan untuk DHCP..


12. Setelah itu kita tentukan gateway untuk network DHCP nya...


13. Setelah itu kita akan atur ip address yang akan diberikan untuk Client DHCP nya..


14. Setelah itu atur dns yang terhubung ke internet untuk DHCP nya..


15. Setelah itu atur waktu agar client jika waktu yang ditentukan sudah habis maka client akan terganti ip yang baru...


16. Maka ini hasil DHCP yang sudah kita buat...


17. Lalu kita lihat pada bagian IP Pool nya...



18. Setelah itu kita atur ip address client menjadi obtain atau DHCP..



19. Setelah itu kita lihat Detail network connection detail, apakah client sudah mendapatkan ip DHCP atau tidak..

KONFIGURASI STATIC ADDRESS DHCP



1. Sekarang kita akan mengatur DHCP nya agar nanti client bisa dapat ip yang sudah kita tentukan secara manual, caranya, masuk kedalam tab Leases pada menu DHCP Server, lalu pilih client yang akan diberikan Static IP Address, jika sudah klik "Make Static"...



2. Setelah tadi di "Make Static" maka symbol DHCP (D) akan hilang..



3. Setelah tadi di static, klik lagi client yang mau di jadikan static dhcp ip addressnya, jika sudah, masukan ip address yang akan dijadikan sebagai ip static dhcp pada client...



4. Lalu kita coba atur pada client, IP Addressnya menjadi obtain..



5. Maka jika kita check detail, client sudah mendapat ip address static dhcp yang diberikan oleh router mikrotik...

KONFIGURASI SECURITY ARP



1. Pertama - tama kita akan tambahkan atau beri tanda ceklis pada  "add ARP For Leases" agar client yang connect pada router hanya bisa dapat IP Address yang diberikan oleh DHCP Server...



2. Lalu kita ubah ARP nya, menjadi reply-only pada interfaces yang telah kita konfigurasi DHCP Server.. Jadi nanti router hanya bisa mengijinkan interkoneksi client yang hanya dapet IP DHCP, namun User yang melakukan IP Address secara static tidak bisa terkoneksi dengan router...



3. Sekarang coba atur ip address secara static.



4. Maka hasilnya client tidak dapat ping atau terkoneksi denga  ip address winbox..



5. Jika kita atur ip address nya menjadi obtain / dhcp.



6. Maka hasilnya kalian bisa mengeping / reply dengan router...

Ya cukup sekian penjelasan dari saya, kurang lebihnya mohon dimaafkan, jika ada salah kata mohon dimaafkan, karena disini saya juga masih belajar..

saya Fahmi Latief Munir undur diri...


Wassalamualaikum wr.wb