Showing posts with label USB. Show all posts
Showing posts with label USB. Show all posts

Tutorial Cara Install Mikrotik di USB FlashDisk

Install Mikrotik di USB Flashdisk? Emang bisa? Mungkin pertanyaan itu yang muncul di benak Anda ketika membaca judul Tutorial Mikrotik ini. Karena memang biasanya Mikrotik itu diinstall di PC menggunakan media CD/DVD atau DOM installer. Mungkin ada juga yang beranggapan kalau judul di atas maksudnya install Mikrotik dari USB Flashdisk sebagai media instalasi. Tetapi bukan demikian.

Tutorial Cara Install Mikrotik di USB FlashDisk ini benar-benar membahas tentang cara instalasi Mikrotik RouterOS ke dalam USB FlashDisk. Caranya adalah dengan menggunakan bantuan software NetInstall Mikrotik.

Jadi diharapkan, file instalasi yang ditanam pada USB FlashDisk ini dapat dijakankan di PC/Laptop yang support booting via USB Drive. Bentuknya jadi semacam Live CD Mikrotik yang bisa dipakai tanpa perlu di install berkali-kali, cukup sekali instalasi.

Oke kita langsung saja mulai! 

Tutorial Cara Install Mikrotik di USB FlashDisk.

1. Sediakan USB FlashDisk

Silakan cari USB FlashDisk yang masih bisa digunakan dan untuk kapasitas nya terserah, mau 2 GB atau 8 GB tidak masalah. Kapasitas FlashDisk ini nantinya yang menjadi hdd disk pada Mikrotik.

2. Download File Installer RouterOS x86 ISO

Masuk ke download page mikrotik.com/download scroll ke bagian x86, pilih installer CD Image dengan extensi .iso.

3. Download Software Installer NetInstall

Masih di halaman download yang sama, scroll ke bawah lagi, pilih NetInstall.

4. Extract Software NetInstall Mikrotik

Anda bisa extract dulu file zip NetInstall nya atau bisa langsung dibuka. 

5. Format USB Flashdisk dengan sistem FAT32

Format dulu USB FD nya. Pastika tidak ada data penting di dalam nya.

6. Proses Penyalinan File RouterOS ke Flashdisk

Untuk step 6 dan selanjutnya silakan lihat Video Tutorial Cara Install Mikrotik di USB FlashDisk nya disini supaya lebih jelas :


Menambah Cache Proxy Mikrotik Menggunakan USB Flashdisk

Salah satu fitur dari Mikrotik adalah Web Proxy. Namun, jika menggunakan web proxy internal Mikrotik, kadang kurang maksimal karena ukuran cache drive internal nya terbatas, menyesuaikan ukuran memori internal Mikrotik nya. Jika anda menggunakan PC sebagai Mikrotik, bisa memanfaatkan harddisk nya untuk ditambahkan sebagai cache drive web proxy Mikrotik. Namun, jika Mikrotik nya berupa Router Board tidak bisa dilakukan. Tapi jangan khawatir, pada Router Board tipe-tipe tertentu yang sudah mendukung port USB bisa ditambahkan memori external sebagai cache drive web proxy Mikrotik.

Nah, kali ini saya akan membahas tentang penggunaan memori external USB berupa Flashdisk / Harddisk external sebagai cache drive tambahan pada Web Proxy Mikrotik yang support port USB. Ada beberapa tipe Router Board yang sudah support USB, seperti RB750UP, RB751U-2HnD, RB951Ui-2HnD, dsb. Dalam hal ini saya menggunakan RB951Ui-2HnD dan USB Flashdisk 8 GB sebagai cache drive Web Proxy.

Sebelumnya, pastikan web proxy anda sudah diaktifkan. Jika belum, silakan baca tutorial berikut ini :
Jika sudah, silakan siapkan Router Board anda dan sebuah USB Flashdisk. Anda juga bisa menggunakan hard disk external, tapi pastikan tidak ada data penting yang ada di dalamnya. Karena USB ini harus di format ulang dulu oleh Mikrotik agar dapat digunakan.

1. Colokan USB Flashdisk ke port USB RouterBoard anda
2. Nyalakan Mikrotik RouterBoard anda
3. Buka Winbox, masuk ke menu System --> Stores --> Masuk tab Disks --> Pilih USB nya --> Klik Format Drive. 


Jika berhasil maka status USB drive nya akan berubah menjadi Ready

4. Pindah ke tab Store --> Klik [+] 


> Beri nama terserah
> Type : web-proxy
> Disk : pilih usb1
> centang Acrivate
> Ok

5. Coba cek di menu Web Proxy : IP --> Web Proxy --> Cek bagian Cache Drive seharusnya sudah berubah dari system ke usb1



6. Cek di tab Status, Jika web proxy sudah digunakan seharusnya Cache Used nya akan mulai dari 0 lagi dan terus bertambah ketika digunakan browsing.


Nah, sekarang memori yang digunakan untuk menyimpan cache Web Proxy Mikrotik sudah bertambah besar. Jadi akan lebih banyak file yang bisa ditampung di cache proxy nya. 
Semoga bermanfaat :)